Langsung ke konten utama

Syarat Jadi Au Pair di Belanda 2019



Sudah sejak tahun 2016 saya punya profil di situs aupairworld.com, tapi ngga sampai 2018 saya bisa dapet host family. Pertengahan tahun 2018, saya dihubungi keluarga dari Australia untuk jadi au pair mereka yang waktu itu akan segera memiliki anak kembar. Mereka meminta saya untuk apply visa turis waktu itu dan akan membantu saya apply untuk visa working holiday secepatnya setelah sampai disana. Tapi memang tidak memungkinkan, jadi meskipun saya coba apply 2 kali pun, visa saya tetap ditolak.


Sekitar tahun 2019 lalu bulan Desember, ada satu keluarga dari Belanda menghubungi saya dan meminta saya untuk menjadi au pair mereka. Sebetulnya saya sudah tidak terlalu tertarik menjadi au pair saat itu karena saya sudah dapat kerja yang enak dengan waktu yang fleksibel. Tapi saya lanjutkan saja semua prosesnya dan akhirnya sekarang saya tinggal di Hoofddorp, Belanda.


foto saya yang diambil di kota Delft saat musim dingin



Sebelum datang kesini, saya harus mengurus beberapa persyaratan yang diminta oleh agensi yang dihubungi host family untuk mendatangkan para calon aupair, syaratnya yaitu:
1. Harus mengisi au pair application form
Formulir ini akan diberikan oleh agensi dan kita tinggal isi saja sejujurnya, karena agensi juga menentukan bisa atau ngga-nya kamu menjadi aupair di Belanda.

2. Harus memiliki childcare reference form
Referensi ini bisa kamu minta dari keluarga yang anaknya pernah kamu jaga atau urus, atau kalo kamu pernah jadi nanny atau babysitter, boleh disebutkan pengalaman urus anaknya gimana.

3. Menyetujui au pair agreement
Kamu tinggal baca aja agreement ini dan di tiap halamannya kasih initial kamu.

4. Memberikan hasil medical check-up dan/atau medical questionnaire
Sebelum saya datang, agensi hanya meminta saya untuk melakukan cek TBC, HIV, dan hepatitis. Tapi saya juga memberi tambahan kuisioner yang bisa didapat di puskesmas.

5. Memberikan scan paspor semua halaman

6. Mengisi antecedents declaration
Mereka akan memberikan formulir untuk kalian ini, saya sendiri sudah lupa isi formulir ini tentang apa. Haha

7. Memberikan SKCK untuk keperluan tinggal di LN
Saya tinggal di Bandung, untuk mengurus SKCK saya datang ke polda Jabar, karena keperluannya kan untuk tinggal di luar negeri.

8. Bukti memiliki tabungan sejumlah 500 euro untuk bulan pertama tinggal di Belanda
Ini hanya formalitas aja sih sebenernya, saya sendiri pinjam uang kakak saya untuk buat surat referensi bank, dan setelah visa saya diterima saya kembalikan lagi uangnya. Saya cuma bawa uang 100 euro untuk pegangan.

9. Akta Lahir dwibahasa yang dilegalisir oleh Kemenkumham, Kemenlu, dan Kedubes Belanda
Mengurus akta lahir adalah yang paling ribet menurut saya karena saya harus pulang pergi Jakarta Bandung. Akta lahir dipakai untuk mendaftarkan kamu di City Hall, semacam kelurahan kalo di Indonesia, jadi jangan sampai salah ngurus akta lahir dan legalisirnya.


Mungkin ini saja dulu yang bisa saya bagikan sekarang, kalo ada pertanyaan boleh tulis di kolom komentar dan kalo ada waktu akan saya buat pos terpisah.

Good day!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

First Words

Ini postingan pertama saya di sini. Udah berapa kali ya nulis gitu tiap bikin blog? Iya, ini bukan blog pertama yang saya buat, udah ada 3 blog lain yang saya biarin gitu aja, ga keurus, dan dijual ga laku-laku. :( Jadi kenapa saya memutuskan untuk membuat blog baru dan yang lama dibiarin aja, dianggurin? Jreeeeng..... Hari ini adalah hari pertama saya nulis lagi di blog setelah setahun lebih ( terus hubungannya apa?) , jadi tadi kebetulan iseng pengen baca blog lama dan tulisannya aneh-aneh gitu, tulisan ala anak yang baru dewasa, yang baru lulus umur 17. Haha :p Nah, setelah baca blog lama tea saya jadi baper, jadi kangen nulis, saya baru sadar kalo nulis itu seru banget dan saya dengan teganya udah ninggalin nulis. :"( Tulisan di blog lama bukannya ga bagus, cuma aneh aja kalo dalam satu blog bahasanya ada yang pake gue-elu, ada yang pake aku-kamu, atau saya-anda. Jadinya kan kayak nggak konsisten, gara-gara itu lah blog ini jadi. :D Berhubung ini tulisan pertama say...

How High Schoolers Act These Days

Hello! How ya doin, peeps? I feel so great that I can write this post after a long while (altough today is not my lucky day)! Actually I have some drafts I can't post yet, sooo... my blog is pretty quite these days, then I came up with this post! A story that just happened yesterday, fresh from the oven! I am a teacher and I have been teaching English for a year or more, for these four months I teach at a course near a university I go to. I have taught children, high schooler and even college student. Well, I'm most comfortable with teaching a high schoolers and college students because they could be my debate partner, a friend, and the most important thing is they understand my jokes, also I could easily tease them, because I'm not so old than them, we easily become closer. I deserve their respect, though. So, yesterday I was in a rush and decided to ask one of my student to take me home, because I had a presentation and a paper to write for the next day (...

Review Yagami Ramen House di Simpang Dago Bandung

Terletak di simpang Dago Bandung, Yagami Ramen House ini ternyata lumayan terkenal dan banyak pengunjungnya. Saya baru tau setelah beberapa kali datang ke tempatnya lho! Jamnya banyak pengunjung datang itu sekitar jam 4 sore sampai malem, jadi kalo mau makan di Yagami Ramen House datengnya agak siangan, biar santai pilih kursi buat makan. Menu makanan disini lumayan banyak dan rasanyaaaa... kamu coba sendiri deh! Hehe Harga yang ditawarkan oleh Yagami Ramen House bervariasi, dimulai dari sekitar Rp. 10.000 sampai Rp. 45.000 yang belum termasuk pajak 10%. Lumayan murah lah untuk kantong mahasiswa diawal bulan. Haha Ini adalah menu ramen dengan berbagai pilihan topping yang bisa kamu pilih Ini adalah menu nasi yang disedakan oleh Yagami Ramen House Untuk tempatnya, Yagami Ramen House memberikan tiga suasana berbeda, ada tempat yang khusus buat grup, ada juga tempat yang khusus buat orang dateng sendirian (yang kursi dan mejanya kaya bar itu), ada juga tempat yang khus...