Langsung ke konten utama

Kebersihan Lingkungan Katanya

This story was just... RIDICULOUS!!!
Ah, yes. Ridiculous!

Baru aja saya tidur siang selama mungkin 30 menitan, tiba-tiba pintu kamar kost-an saya diketuk kenceng sama ibu-ibu yang ngakunya sih mau minta iuran kebersihan lingkungan.
Aneh sebenarnya liat 3 orang ibu-ibu keliling kost dengan bebas dan ngetukin tiap pintu kamar untuk minta iuran kebersihan yang harusnya adalah tanggung jawab pemilik kost!

Kesel dan jadinya ngerasa ga aman aja di kost-an, liat orang luar bebas keluar masuk area kamar gitu, padahal di depan kost ada pos keamanannya​ (meski kayaknya ga pernah dipake)! Dan di area parkir itu biasanya ada penjaga kost, ada 2 orang. Kok malah dibiarin aja orang-orang itu masuk seenaknya? Zuper kezel!

Jadi, setelah ketukan warrr byasah itu, saya buka pintu kamar, annoyed as hell but still tried to be nice! Saya tanya si ibu ada keperluan apa, dan si ibu jawab pake hal-hal ga penting sampe akhirnya dia minta uang 50ribu! She must be joking, right? Imagine how much she earned from 20 rooms di kost-an saya? Dan di kost-an itu ada lebih dari 20-30 kamar! Itu dari 1 kost-an saya aja, bayangin kalo ada 10 kost-an?

Setelah diminta uang yang ga masuk akal jumlahnya itu saya cuma jawab saya ga punya uang segitu saat itu. Eh eh, si ibu malah nawar, minta 30ribu, dan bilang kalo kamar-kamar lain juga pada bayar, sambil kasih kwitansi ke saya. Saya balikin itu kwitansi dan jawab lagi, saya cuma punya uang 5ribu. Si ibu wajah judes dengan keselnya bilang 'ya udah' and left!
Mereka bahkan ga kasih obat apapun atau anti jentik kek dan LITERALLY cuma tuker kwitansi sama uang 50ribu atau 30ribu!
Saya harap ga ada orang yang sebego itu mau tuker selembar kertas ga berharga buat uang yang mama papanya cari susah payah, atau mereka yang cari sendiri!

Jadi intisari cerita ini sih supaya kalian yang baca, sebelum melakukan apapun yang diminta orang, apalagi masalah uang, tolong dipikir dulu!
Apakah yang mereka minta itu masuk akal atau ngga, ada untungnya buat kita atau ngga! Jangan sampe kita bikin orang kaya tambah kaya, padahal kita cari uang sendiri susahnya minta ampun! Kalo bisa dapet pahala sih Alhamdulillah​, nabung buat di akherat nanti. Lah ini cuma dapet kertas kwitansi, which is useless as hell, dimakan aja kaga bisa!
Mending langsung aja beli buku 2 pack, kasih anak yatim-piatu, atau kasih adek atau ponakan dengan niat sedekah, bukunya bermanfaat iya, kita dapet pahala iya, InsyaAllah rezekinya juga ditambah sama Allah SWT, no?

Jadi kamu pilih mana?
Eh, btw, ini pengalaman saya asli lho!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

First Words

Ini postingan pertama saya di sini. Udah berapa kali ya nulis gitu tiap bikin blog? Iya, ini bukan blog pertama yang saya buat, udah ada 3 blog lain yang saya biarin gitu aja, ga keurus, dan dijual ga laku-laku. :( Jadi kenapa saya memutuskan untuk membuat blog baru dan yang lama dibiarin aja, dianggurin? Jreeeeng..... Hari ini adalah hari pertama saya nulis lagi di blog setelah setahun lebih ( terus hubungannya apa?) , jadi tadi kebetulan iseng pengen baca blog lama dan tulisannya aneh-aneh gitu, tulisan ala anak yang baru dewasa, yang baru lulus umur 17. Haha :p Nah, setelah baca blog lama tea saya jadi baper, jadi kangen nulis, saya baru sadar kalo nulis itu seru banget dan saya dengan teganya udah ninggalin nulis. :"( Tulisan di blog lama bukannya ga bagus, cuma aneh aja kalo dalam satu blog bahasanya ada yang pake gue-elu, ada yang pake aku-kamu, atau saya-anda. Jadinya kan kayak nggak konsisten, gara-gara itu lah blog ini jadi. :D Berhubung ini tulisan pertama say...

How High Schoolers Act These Days

Hello! How ya doin, peeps? I feel so great that I can write this post after a long while (altough today is not my lucky day)! Actually I have some drafts I can't post yet, sooo... my blog is pretty quite these days, then I came up with this post! A story that just happened yesterday, fresh from the oven! I am a teacher and I have been teaching English for a year or more, for these four months I teach at a course near a university I go to. I have taught children, high schooler and even college student. Well, I'm most comfortable with teaching a high schoolers and college students because they could be my debate partner, a friend, and the most important thing is they understand my jokes, also I could easily tease them, because I'm not so old than them, we easily become closer. I deserve their respect, though. So, yesterday I was in a rush and decided to ask one of my student to take me home, because I had a presentation and a paper to write for the next day (...

Pengalaman Solo Travelling ke Kuala Lumpur [Day 1]

Tanggal 20 Januari lalu saya memberanikan diri pergi jalan-jalan ke Kuala Lumpur sendirian. Ya gimana gak memberanikan diri, wong sudah terlanjur beli tiket pesawat pulang pergi dari Bandung, sudah booking tempat untuk nginap juga buat tiga hari, kalo gak pergi kan buang-buang uang. FYI , saya beli tiket pulang pergi KL – Bandung dengan harga 1.100K saja sudah termasuk asuransi yang menurut saya sih murah daripada harus pergi ke Jakarta. Saya pakai maskapai penerbangan, low cost carrier , Air Asia. Sebelum pergi, saya menyiapkan tiga pasang baju untuk jalan-jalan dan satu pasang baju tidur untuk tiga hari selama disana, saya juga bawa cemilan, bawa peralatan mandi, make-up seperlunya, tissue wajah, dan handuk kecil yang saya pack di dalam tas ransel. Untuk berjaga-jaga, saya simpan uang di beberapa tempat, yaitu di tas ransel, di sling bag (ini apa bahasa Indonesianya? Tas selendang kan? haha), juga di saku celana yang dipakai. Saya simpan barang-barang penting, seperti domp...